
Jangan Biarkan Emitter IR Anda Rusak
Jika Anda sedang membangun “pabrik pintar”, kemungkinan besar Anda memiliki banyak sekali sensor. Namun, sensor-sensor tersebut tidak akan berguna jika perangkat kerasnya tidak mampu menahan panas yang dihasilkan oleh emitter IR tersebut.
Fakta yang perlu diketahui adalah: pada emitter IR berdaya tinggi, titik pertemuan antara tabung kuarsa dan kabel listriklah yang sering menjadi sumber masalah. Itulah titik lemahnya. Itulah mengapa kita menggunakan penutup berbahan keramik.
Mengapa keramik?
Emitter IR menghasilkan panas yang sangat tinggi. Jika digunakan casing berbahan logam atau plastik biasa, casing tersebut akan membengkok atau bahkan rusak akibat panas tersebut. Keramik berfungsi seperti dinding pelindung; ia menjaga panas tersebut tetap berada di tempatnya, yaitu di dalam emitter, sehingga kabel-kabel dan komponen lainnya tidak terpengaruh oleh panas tersebut. Dengan demikian, kabel-kabel tersebut tidak akan teroksidasi, dan tegangan listrik pun tetap stabil.
Hal ini sangat penting. Ketika jalur produksi sudah berbasis digital, bahkan fluktuasi kecil pada tegangan listrik pun dapat menyebabkan perubahan suhu. Keramik membantu menjaga koneksi antara komponen-komponen tersebut tetap stabil.
Menggunakannya di pabrik digital
Saat membangun pabrik pintar, segala sesuatu perlu diletakkan di posisi yang tepat agar sensor-sensor dapat berfungsi dengan baik. Karena bentuk penutup keramik yang kaku dan dapat diprediksi, maka akan lebih mudah untuk menempatkan piranti pengukur suhu dan kamera termal di posisi yang tepat. Selain itu, penutup keramik dirancang agar dapat digunakan sebagai pengganti parts lama tanpa perlu merombak seluruh sistem. Anda hanya perlu menggantinya saja, lalu melanjutkan pekerjaan.
Perhatikan hal berikut
Ada satu hal yang perlu diperhatikan: keramik bersifat kaku. Ia tidak akan membengkok atau fleksibel. Jika mesin Anda bergetar secara berlebihan atau mengalami siklus pemanasan dan pendinginan yang ekstrem, keramik tersebut bisa pecah jika pemasangannya terlalu ketat. Ini merupakan kesalahan yang umum terjadi. Pastikan untuk meninggalkan celah kecil pada desainnya agar bahan tersebut memiliki ruang untuk mengembang.
Ini merupakan solusi sederhana yang dapat mengubah elemen pemanas biasa menjadi alat yang presisi. Dengan demikian, Anda dapat meningkatkan daya pemanas tanpa khawatir infrastruktur listrik Anda akan rusak.